250512. 21.

“Oia, dan tetep jadi temen yang baik buat Spongebob dan Patrick :v”

“Boneka ini mengingatkan kita berdua yang kembar, karena si boneka ini juga punya kembaran di filmnya.”

“Lama ga curhat ya kita, huftina. Ini handuk buat latihan/ngoffi lhooo… :D”

Maaciiih :)

Hari-6: 5 Tempat Makan Favorit+Menunya.

So many good places with good food. Jadi milihnya yang di sekitar kampus aja deh.

  • Ayam Kolgo - Ayam Kol Goreng. Ya makanannya sesuai nama tempatnya. Baru aja kemarin makan di sini. Eh, katanya kol yang digoreng itu sebenarnya buat bersihin minyak ya? Betul nggak sih? Tapi tetep aja aku suka makan kolgo, hihihi…
  • Warpas - Creamy Meat. Tempatnya lumayan buat leyeh-leyeh. Sesuai saran dari Khrisna, aku hampir selalu pesan Creamy Meat untuk take away. Karena kalau take away, keju tepiannya yang rada gosong itu jadi enak.
  • Bang Ed - Martabak Tuna. Oke sebenernya ini bukan tempat makan. Dan martun adalah snack, bukannya makanan berat. Tapi beli 2 martun lumayan ngenyangin kalau lagi ga seempet sarapan.
  • Mitha - Nasi Goreng Ikan Asin. Variasi dari rasa nasi goreng yang biasanya, dan harganya relatif murah.
  • Warung Asoy - Yupi. Hahaha… kalau udah keburu mager di ruang alat dan perlu cemilan. Tapi jajan di warsoy bikin kantong cepet tiris -,-

    8 years without Friends.

Reblogged from reginaa-phalange

Gombalan Bung Awulgawul


Y: Cita-cita kamu apa?
X: Aku ingin punya keluarga yang bahagia. Kalau cita-cita kamu apa?
Y: Cita-citaku adalah mewujudkan cita-citamu...

2:36 am

Kata orang tentang boys will always be boys, tampaknya memang benar adanya. Di usiamu yang hampir kepala 7, ternyata masih ada sedikit versi 7 tahun yang tidak bisa hilang. Semalam rasanya seperti melihat anak yang akan menjalani hari pertama sekolah: excited hingga tidak bisa tidur. Perlengkapan sekolah disiapkan dan berkali-kali diperiksa sudah lengkap atau belum. Seragam digantung di pintu, sudah dipastikan bersih dan rapi. Topi terus dipakai dan tidak mau dilepas, membayangkan upacara bendera pertama. Oh, semalam engkau sungguh persis seperti itu. Matamu bersinar, tampak tidak sabar. Berulang-ulang bertanya untuk memastikan jadwal. Mengecek kembali tas yang baru saja kau cek sejam sebelumnya. Menyuruh semuanya segera tidur supaya tidak terlambat (sungguh maaf aku masih bangun jam segini, tapi garis mati masih mengejar).

Semoga perjalanan ini bisa memberi efek baik untuk kita semua dan khususnya untukmu. It’s the request we cannot refuse :)

-much love from your girl

Kamu bilang saya kuat, dan saya memang kuat. Kamu selalu benar tentang saya. Saya memang pernah memuja kamu selama bertahun-tahun, jatuh cinta begitu dalam, tapi ketika segalanya selesai, berakhir pula perasaan saya. Yang terpenting adalah masa kini dan masa depan bukan?

Quoted from “Dear You #2” written by a very good friend of mine :’)